ALASAN WAJIB PAKAI BEDAK DAN LIPSTIK ? | WHAT'S IN MY MAKE UP POUCH 2020

Saturday, May 23, 2020

Assalaamu'alaikum. Hi everyone!
Sebetulnya bahasan aku kali ini tuh penting-nggak-penting. Menurutku ketika dalam keseharian kita mau dandan atau tidak, itu sepenuhnya adalah hak pribadi dan tidak ada orang lain yang berhak melarang.

Namun memang segala sesuatu itu harus bisa melihat waktu dan tempat yang tepat. Cantik menurutku adalah ketika kita benar-benar bisa menempatkan diri. Percuma tampil cantik dengan eyeliner tebal, bulu mata palsu mahal, lipstick dark purple, alis on fleek, highlighter bling-bling sempurna, duh, cantik mah pasti! Tapi kalau make up seperti itu di buat untuk sehari-hari belajar ke kampus FMIPA ? Yaa, menurut aku sih enggak banget.

>> Kecuali kalau kamu jurusan seni, tampilan nyentrik mungkin akan semakin menunjang eksistensi kamu. Intinya sih ingat waktu dan tempat!

Bahasan hari ini akan ringan aja ya, mungkin beberapa orang di lingkungan terdekat aku ada yang penasaran:

"Vida, kalau keluar harus banget ya pakai bedak dan lipstick?"

Hayooo ngaku siapa yang pernah julidin aku XD

Well, aku jawab jujur aja nih sekarang: IYA! Kalau keluar (minimal) harus pakai bedak dan lipstick. Kenapa? Karena BUTUH, lanjutin baca ya biar jiwa julidnya teaduck meronta-ronta :p

no make up look alasan wajib pakai bedak dan lipstik rekomendasi bedak terbaik 2020 rekomendasi lipstik terbaik

Aku mengenali diriku dan tau apa yang aku butuhkan. Untuk sampai di titik ini, aku harus mengamati kulitku dalam jangka waktu yang cukup lama, dan akhirnya memahami permasalahan dan menemukan solusi di sekitar tahun 2016-an. Sebenarnya sampai detik ini pun aku masih terus belajar.

Jenis kulitku kombinasi cenderung berminyak. Ada bagian yang kering tapi kalau lagi nggak ada masalah biasanya akan jadi normal. Jika hanya menggunakan skin care, kulit aku akan jadi berminyak parah hanya dalam waktu 2 jam saja. Bayangin deh itu mah baru aja keluar rumah udah nggobyos minyaknya. Kalau sudah seperti itu, akan ada rasa risih kepliket kayak orang keringetan gitu loh. Karena memang bisa aja minyak di wajah bercampur dengan keringat, terutama saat hawanya sumuk dan panas.

Alhasil, komedo dan milia ku akan merajalela. Memang aku bukan tipe yang mudah berjerawat, tapi kalau sudah muncul banyak komedo dan milia sama saja susah bersihinnya!

Nah, setelah aku perhatikan, lebih baik aku menggunakan bedak untuk menahan minyak ku. Karena bedak memiliki oil control sehingga saat menggunakan bedak paling tidak sekitar 4 jam pemakaian barulah kulitku berminyak. Ketika mulai berminyak timing-nya pas dengan jam istirahat sholat sehingga aku bisa basuh muka saat wudhu. Jadi, aku nggak terlalu merasa risih kepliket dalam waktu yang lama.

Terus, kenapa harus pakai lipstick?
Selain memang suka main warna, menggunakan lipstick sehari-hari juga karena kebutuhan. Sebelum aku mengenal produk perawatan bibir, setiap hari kulit bibir aku akan selalu kering dan tangan aku nggak bisa berhenti untuk ngelupasin kulit bibir yang kering dan sering banget sampai luka.

Sahabat dekatku, Dwiki, yang berani bilang: "Duuls ih, jijik, jangan dikelupasin gitu!!"
Tapi, kalau lagi diem, tanganku tuh reflek ngelupasin kulit keringnya!

Saat kuliah S1 barulah aku tau dan mau coba-coba lipbalm. Kemudian ketika sudah S2 aku beralih ke lipstick. Toh kalau S2 kan rata-rata orangnya sudah dewasa dan nggak ada rasa sungkan kalau memang mau dandan.

"Bukannya lipstick justru bikin bibir kering vid?"
Tergantung brand sih ya kalau ini. Banyak kok lipstick dan lipcream yang nggak bikin bibir kering. Eits, sebetulnya bukan itu poin ceritanya. Jadi, bibir aku akan kering kalau kondisinya habis mandi atau sikat gigi tapi nggak dipakaiin suatu lip product (entah itu lip balm atau lipstick).

Intinya gini deh, ketika kena pasta gigi, kemudian dibilas, dan kemudian bibir ini aku biarkan saja sehingga akan kontak langsung dengan udara, naaah itu pasti bibir aku bakal kering! Makanya perlu pelapis yang berperan sebagai pelindung dari kontak langsung antara kulit bibir dengan udara, yaitu lipbalm atau lipstick. Jadi, setelah aku amati bertahun-tahun, ternyata bukan karena aku kurang minum ya! Tapi penyebab utamanya adalah pasta gigi. Sayangnya pemilihan pasta gigi ini nggak bisa seenaknya karena gigi/gusi ku yang sensitif.

What's in my make up pouch
Produk yang sehari-hari aku bawa, sesekali diganti, tapi untuk lipbalm tetap dari Evete

Makanya, kalau aku lagi nggak pakai lipstick atau lipbalm lebih baik aku pakai masker, supaya tangan aku nih nggak gatel pingin ngelupasin bagian keringnya. Begituu kawan-kawan! Kalian nggak ngerasain kan ribetnya punya bibir sensitif?! *eh maaf jadi ngegas hahahaha

Jadi, kalau kalian lihat aku ke kampus pas ujian biasanya aku pakai masker, itu memang karena aku nggak sempat dandan. Tapi bukan berarti aku nggak percaya diri ketika tidak dandan, melainkan memang ada alasan masalah kulit. Kalau kalian penasaran bagaimana tampilan wajahku tanpa make up, tonton saja konten video atau IGTV di akun instagramku @vidazenitha. Aku nggak malu kok muncul tanpa make up ;)

Disclaimer:
Aku bukan skin expert, ya! Jadi apa yang aku tulis di sini adalah berdasarkan pengalaman aku mencoba-coba solusi untuk permasalahanku sendiri, dan dengan menggunakan make up minim ini cukup membantu aku mengatasi masalahnya. Agar tidak menimbulkan masalah baru dengan make up, wajib banget untuk membersihkannya secara double cleansing. Nggak paham dengan double cleansing? Baca juga Kenalan dengan Double Cleansing .


***
Yes! Finally, this is the end of my blog post today. Thank you so much for reading until the end and see you in my next post!

Oh! Don't forget to follow my blog:
GFC (you can click "join this site")

Instagram: @vidazenitha
Facebook: Vida Zenitha

Thank you!
Wassalam.

You Might Also Like

1 comments

  1. That's a nice shade on you, you look beautiful, dear! And I love your pouch bag :)

    Marie
    https://theflowerduet.blogspot.com/

    ReplyDelete

PART OF BLOGGER PEREMPUAN

Blogger Perempuan

Subscribe